Komisi III DPRD Provinsi Riau Gelar Rapat Silaturahmi dan Diskusi Strategis Pembangunan Daerah
Komisi III DPRD Provinsi Riau mengadakan rapat silaturahmi sekaligus diskusi brainstorming terkait arah pembangunan dan perekonomian daerah, yang berlangsung di Ruang Rapat Komisi II DPRD Provinsi Riau pada Kamis, (27/11/2025).
Riau, Sigapnews.co.id - Komisi III DPRD Provinsi Riau mengadakan rapat silaturahmi sekaligus diskusi brainstorming terkait arah pembangunan dan perekonomian daerah, yang berlangsung di Ruang Rapat Komisi II DPRD Provinsi Riau pada Kamis, (27/11/2025).
Kegiatan ini bertujuan menguatkan sinergi antara lembaga legislatif dengan komunitas akademik dalam merumuskan strategi pembangunan berkelanjutan di Provinsi Riau. Pada kesempatan tersebut, Ketua Komisi III DPRD Provinsi Riau, Edi Basri, menekankan pentingnya pertukaran gagasan dengan kalangan akademisi sebagai sumber wawasan dan masukan konstruktif.
Edi Basri menyampaikan bahwa kontribusi para akademisi krusial untuk memperkaya perspektif dalam penyusunan kebijakan pembangunan, terutama dalam menghadapi tantangan pembangunan yang semakin kompleks di Riau. Ia menegaskan perlunya kolaborasi lintas sektor agar kebijakan yang dihasilkan dapat tepat sasaran dan berorientasi pada kesejahteraan masyarakat luas.
Sejumlah perwakilan universitas turut memberikan pandangan strategis terkait penguatan ekonomi daerah, mencakup hilirisasi komoditas unggulan, percepatan transformasi digital, peningkatan mutu sumber daya manusia, serta pengembangan ekonomi berbasis lingkungan. Ketua Ikatan Sarjana Ekonomi Indonesia (ISEI) Provinsi Riau, Herman Burdoyo, juga menyoroti pentingnya penguatan data dan riset ekonomi sebagai landasan utama dalam perumusan kebijakan publik.
Diskusi berlangsung secara dinamis, menyinggung berbagai peluang pengembangan sektor industri, pendidikan, Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM), investasi, serta tata kelola pembangunan yang berkelanjutan. Dalam penutup rapat, Ketua Komisi III menilai bahwa kinerja pembangunan daerah saat ini belum optimal sehingga berdampak pada penyerapan dan pemanfaatan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).
Ia juga menyoroti faktor stabilitas politik daerah yang masih terpengaruh oleh sejumlah isu hukum dan lemahnya tata kelola pemerintahan.
Edi Basri berharap pertemuan ini dapat mempererat hubungan silaturahmi dan mendorong dialog produktif antara akademisi dan pemangku kebijakan di Provinsi Riau, sehingga memberikan arah yang lebih jelas dan konstruktif bagi pembangunan daerah ke depan.
Rapat ini dipimpin langsung oleh Ketua Komisi III DPRD Provinsi Riau, Edi Basri, didampingi oleh Sekretaris Komisi II, Eva Yuliana, serta Anggota Komisi I, Abdullah. Pertemuan juga dihadiri oleh berbagai perwakilan universitas, antara lain Sri Endang Kornita dari Universitas Riau (UNRI), M. Irfan Rosyadi dari Universitas Islam Riau (UIR), Alex Wenda selaku Wakil Rektor II Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau (UIN Suska), Junaidi dari Universitas Lancang Kuning (Unilak), serta Dini Widiarsi dari Universitas Muhammadiyah Riau (UMRI). Kehadiran Ketua ISEI Provinsi Riau, Herman Burdoyo, beserta jajaran semakin menambah kedalaman diskusi.
Editor :Abdullah